LDKM STIE-LM Suryalaya Bahas Kepemimpinan dalam Pandangan TQN Suryalaya
Spirit Kepemimpinan Ruhaniah Warnai LDKM STIE Latifah Mubarokiyah Suryalaya
TASIKMALAYA — Suasana penuh semangat dan nilai-nilai ruhaniah terasa dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) yang diselenggarakan oleh STIE Latifah Mubarokiyah Suryalaya. Kegiatan tersebut menghadirkan pembahasan bertema “Kepemimpinan dalam Pandangan TQN Suryalaya” sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kepemimpinan kader mahasiswa.
Dalam kegiatan itu, para peserta yang terdiri dari kader pengamal, pengaman, dan pelestari TQN Suryalaya tampak antusias mengikuti materi yang mengangkat pentingnya kepemimpinan berbasis nilai spiritual dan akhlak.
Para kader hadir dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang pendidikan. Mereka dipersiapkan bukan hanya menjadi insan akademik yang unggul dan profesional di bidang masing-masing, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan yang beradab, bertanggung jawab, serta berlandaskan nilai-nilai ruhaniah.
Dalam pemaparannya Dr. Muhammad Kodir , M.Si menjelaskan bahwa TQN Suryalaya memandang kepemimpinan tidak semata dimaknai sebagai kemampuan memengaruhi orang lain. Lebih dari itu, kepemimpinan dipahami sebagai bagian dari khidmat dan dakwah dalam arti luas, yakni membimbing diri sendiri, menjaga amanah, menebar manfaat, serta menghadirkan nilai cageur-bageur dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun profesional.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, dialogis, dan penuh refleksi. Para peserta tidak hanya menerima materi kepemimpinan secara teoritis, tetapi juga diajak memahami pentingnya adab, kedisiplinan ruhani, dan keteladanan dalam menjalankan amanah organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.
Momentum LDKM tersebut menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi mahasiswa di lingkungan STIE-LM Suryalaya, khususnya dalam mencetak generasi muda yang mampu memadukan kecerdasan intelektual dengan kejernihan hati dan kekuatan spiritual.
Harapannya, para kader muda ini kelak mampu menjadi pemimpin yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki hati yang jernih, menjaga adab, penuh dedikasi, serta istiqamah dalam amaliah dan pengabdian kepada masyarakat. Semangat kepemimpinan berbasis ruhaniah yang ditanamkan melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para mahasiswa untuk menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai moral dan spiritual sebagai fondasi utama kehidupan.
Related Articles