200 Peserta Meriahkan Penutupan Jambore Anak dan Remaja Masjid KMP Nasional di Bumi Perkemahan PAI Tegal

Aksi 28 Jun 2026 09:40 3 min read 182 views By Gus Isqowi
200 Peserta Meriahkan Penutupan Jambore Anak dan Remaja Masjid KMP Nasional di Bumi Perkemahan PAI Tegal
200 Peserta Meriahkan Penutupan Jambore Anak dan Remaja Masjid KMP Nasional, Perkuat Peran Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan Umat

200 Peserta Meriahkan Penutupan Jambore Anak dan Remaja Masjid KMP Nasional di Bumi Perkemahan PAI Tegal

Tegal – Suasana penuh semangat, ukhuwah, dan optimisme mewarnai penutupan Jambore Anak dan Remaja Masjid Kolaborasi Masjid Pemberdaya (KMP) Nasional yang digelar di Bumi Perkemahan PAI Tegal, Jawa Tengah, Ahad (28/6/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 200 peserta dari Tegal, Brebes, Slawi, dan wilayah sekitarnya ini menjadi momentum penting dalam membangun generasi muda masjid yang berkarakter, mandiri, dan siap menjadi pelopor pemberdayaan umat. 

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan edukatif, spiritual, dan penguatan karakter. Mulai dari outbound, panahan, edukasi lingkungan, pelatihan Juleha (Juru Sembelih Halal), lomba islami, olahraga, qiyamul lail, muhasabah, kuliah subuh hingga pembagian hadiah dan penutupan. Seluruh agenda dirancang untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kerja sama, kecintaan terhadap masjid, serta kepedulian sosial.

Puncak acara ditandai dengan Saresehan Pengurus Masjid Bersama KMP Nasional yang mengangkat tema besar "Optimalisasi Peran Masjid dalam Pemberdayaan Umat dan Ekonomi" .  Forum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi antar pengurus masjid untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun masjid yang tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pembinaan generasi muda, dan pelayanan sosial masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pengurus Pusat Kolaborasi Masjid Pemberdaya (KMP) Nasional, dipimpin langsung oleh Ketua Umum Ust. Andi Yuliandi bersama tim, di antaranya Ust. Fauzi Qosim, Ust. Imam Al-Faruq, dan Ust. Malikul. Kehadiran pengurus pusat memberikan semangat sekaligus memperkuat sinergi antara pengurus daerah dengan jaringan KMP Nasional dalam mengembangkan gerakan pemberdayaan berbasis masjid. 

Dalam kesempatan tersebut disampaikan bahwa masjid memiliki potensi besar sebagai pusat pembangunan umat. Tidak hanya menjalankan fungsi ibadah, tetapi juga mampu menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pembinaan keluarga, pengembangan kepemudaan, hingga penguatan solidaritas sosial. Karena itu, kolaborasi antar pengurus masjid menjadi kunci agar potensi tersebut dapat diwujudkan secara nyata.

Ketua Umum KMP Nasional, Ust. Andi Yuliandi, mengajak seluruh pengurus masjid untuk terus memperluas jejaring kolaborasi.  

"Masjid harus menjadi pusat peradaban umat. Ketika masjid saling terhubung, saling menguatkan, dan saling memberdayakan, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat" Pesan Ustadz Andi di acara tersebut .

Antusiasme peserta terlihat hingga penghujung acara. Para anak dan remaja masjid mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, sementara para pengurus masjid memanfaatkan saresehan sebagai ajang bertukar pengalaman dan merancang langkah bersama dalam memperkuat peran masjid di tengah masyarakat. 

Melalui kegiatan ini, KMP Nasional berharap lahir generasi muda masjid yang memiliki akhlak mulia, kepemimpinan yang kuat, kepedulian sosial yang tinggi, serta kesiapan menjadi penerus estafet dakwah dan pemberdayaan umat di masa depan.

Jambore Anak dan Remaja Masjid 2026 pun ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh peserta untuk terus menghidupkan masjid sebagai pusat pembinaan umat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. 

 

Tentang Penulis

Gus Isqowi adalah seorang Maestro Muhasabah, Founder Rumah Dai, dan Pengasuh Majlis Pulang. Dikenal luas sebagai penggagas Metode Pulang Berbasis Gravitasi Spiritual, ia merupakan arsitek gerakan dakwah serta aktivis garis depan dalam pemberdayaan dan peningkatan martabat ustadz.

Chat with us on WhatsApp