Infrastruktur Digital Satukan Masjid Se-Tangerang Selatan
Safari Subuh GPS Tangsel: Digitalisasi Masjid untuk Membangun Peradaban Umat
Pamulang, Sabtu, 13 Juni 2026 — Gerakan Pejuang Subuh (GPS) Tangerang Selatan kembali menggelar kegiatan Semangat Safari Sholat Shubuh ( S - 4 ) yang kali ini berlangsung di Masjid At-Taubah, Pamulang. Kegiatan yang memadukan ibadah, edukasi, kesehatan, dan penguatan peran masjid ini mendapat sambutan hangat luar biasa dari jamaah .
Acara diawali dengan shalat Subuh berjamaah di pimpin oleh Ust Amin Al Bawanji alumni Pondok pesantren Cirebon asal Kalirejo Bawang , Batang Jawa Tengah . Selesai sholat shubuh acara dilanjutkan dengan berbagai program kemasyarakatan seperti Pasar Bahagia, Cek Kesehatan Gratis (CKG), Program Ganteng ( Cukur Gratis ) serta layanan Thibbun Nabawi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.
Ketua DKM Masjid At-Taubah, H. Sudarso, ST, dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan Safari Subuh tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.
"Gerakan ini harus menjadi gerakan umat. Masjid harus hadir sebagai pusat pembinaan, pemberdayaan, dan solusi bagi masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan , Dr. H. Tb. Asep Nurdin, S.Kom., M.Kom kembali hadir sebagai narasumber. Menurut ketua GPS Tangsel Ust. H. Moh . Sartono, ini merupakan kali ketiga Kadis Kominfo Tangsel menjadi nara sumber sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan Safari Subuh GPS Tangsel ( Gerakan Pejuang Subuh Tangerang Selatan ).
Dalam paparannya, Kadis Kominfo menekankan pentingnya umat Islam, khususnya generasi muda, untuk menguasai teknologi dan media digital sebagai sarana dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Masjid dan Anak Muda Harus Menjadi Kekuatan Baru
Menurutnya, saat ini media digital didominasi oleh generasi muda. Karena itu, masjid harus mampu menjadi ruang yang dicintai remaja dan menjadi pusat pengembangan kreativitas mereka.
"Masjid harus menjadi sekolah bagi anak-anak kita. Tempat mereka belajar, bertumbuh, dan membangun masa depan," ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan tengah mengembangkan program Digitalisasi Masjid yang diawali dengan pembangunan infrastruktur digital.
Melalui program tersebut, jaringan internet gratis telah dipasang di berbagai titik, termasuk di Masjid At-Taubah. Hingga saat ini tercatat sekitar 735 masjid dan mushola serta 5000 titik layanan internet gratis telah terpasang dan menjadi bagian dari target besar pembangunan infrastruktur digital yang telah menjangkau ribuan titik layanan di Kota Tangerang Selatan.
Selain itu, Dinas Kominfo juga membuka berbagai program pelatihan, termasuk Digital Marketing Gratis serta program Tangsel Digital Academy, sebagai upaya meningkatkan literasi digital masyarakat.
Teknologi dan Informasi yang Benar
Dalam pemaparannya, Kadis Kominfo juga menyinggung pentingnya membedakan antara fakta dan persepsi yang berkembang di ruang publik.
Ia mencontohkan bagaimana persoalan sampah di Tangerang Selatan beberapa bulan lalu sempat menjadi perhatian nasional dan viral di berbagai media sosial. Menurutnya, masyarakat perlu memahami suatu persoalan berdasarkan data dan fakta yang valid, bukan semata-mata berdasarkan persepsi yang dibangun oleh media atau informasi yang belum terverifikasi.
"Kebenaran harus dibangun di atas data dan fakta. Kita harus bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi," tegasnya.
Infrastruktur Digital Menyatukan Masjid Se-Tangerang Selatan
Salah satu gagasan besar yang mendapat apresiasi jamaah adalah pembangunan infrastruktur digital yang bertujuan menghubungkan masjid-masjid di seluruh wilayah Tangerang Selatan.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi antar masjid dalam berbagai bidang, mulai dari dakwah, pendidikan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Saat ini, sekitar 50 persen target digitalisasi masjid disebut telah terealisasi dan akan terus diperluas secara bertahap.
Menariknya, pada Safari Subuh kali ini Kadis Kominfo tidak datang sendiri. Ia turut mengerahkan jajaran dan timnya untuk hadir bersama jamaah, menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah dan masjid bukan sekadar konsep, melainkan gerakan nyata yang sedang dibangun.
Membangun Peradaban dari Masjid
Safari Subuh GPS Tangsel kali ini menghadirkan pesan penting bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban umat. Dengan dukungan teknologi, penguatan literasi digital, dan keterlibatan generasi muda, masjid diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif.
Semangat kolaborasi yang ditunjukkan antara pengurus masjid, jamaah, komunitas GPS Tangsel, dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan menjadi gambaran bahwa masa depan umat dapat dibangun melalui masjid yang aktif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Dari masjid, lahir generasi beriman. Dengan teknologi, terbangun peradaban yang berkelanjutan.
Penulis adalah Gus Isqowi , Maestro Muhasabah, Founder Rumah Dai dan Pengasuh Majlis Pulang, penggagas Metode Pulang Berbasis Gravitasi Spiritual, serta arsitek gerakan dakwah dan pemberdayaan ustadz.