ADDAI Resmi Membuka Pelatihan Dai Modern dengan Sertifikat CDAI

Peristiwa 08 May 2026 19:50 2 min read 129 views By Ust. Dasram

Share berita ini

ADDAI Resmi Membuka Pelatihan Dai Modern dengan Sertifikat CDAI
Pelatihan Dakwah Sejuk & Uji Kompetensi Dai Batch 2026 hadir untuk mencetak pendakwah profesional, moderat, dan adaptif di era digital. Dilengkapi sertifikasi CDAI dan pelatihan dakwah media sosial.

Di tengah derasnya arus informasi dan menjamurnya para penceramah di ruang digital, dakwah hari ini menghadapi tantangan baru: bagaimana menghadirkan Islam yang menyejukkan, berwawasan, namun tetap relevan dengan zaman. Tidak cukup hanya pandai berbicara di atas mimbar, seorang dai kini dituntut memiliki kompetensi, etika, kemampuan komunikasi, serta pemahaman media yang matang. Dari kebutuhan itulah, lahir Pelatihan Dakwah Sejuk & Uji Kompetensi Dai (Batch 2026) — sebuah ikhtiar menghadirkan pendakwah yang tidak hanya fasih berdalil, tetapi juga bijak dalam menyampaikan.

 

Program ini menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar pelatihan biasa. Para peserta akan dibimbing memahami konsep dakwah wasathiyyah, mempelajari kode etik pendakwah profesional, hingga menguasai strategi dakwah di media sosial yang kini menjadi “mimbar baru” generasi muda. Tidak berhenti pada teori, peserta juga akan menjalani asesmen kompetensi yang mencakup ujian wawasan, kemampuan membaca Al-Qur’an dan teks Arab, hingga praktik langsung metode dakwah yang efektif dan menyejukkan.

 

Menariknya, lulusan program ini berhak menyandang gelar non-akademik CDAI (Certified Dai) serta memperoleh sertifikat resmi dalam tiga bahasa: Indonesia, Arab, dan Inggris. Sebuah langkah yang menunjukkan bahwa dakwah modern membutuhkan standar kualitas, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi audiens global. Dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 16 Mei 2026, kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara semangat dakwah dan kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya dai di Indonesia. Di tengah masyarakat yang semakin kritis dan majemuk, dakwah sejuk bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kebutuhan zaman. Sebab pada akhirnya, dakwah adalah amanah, dan kompetensi adalah kunci untuk menjaganya tetap bermartabat.

AzkaNova
Chat with us on WhatsApp